Minggu, 12 Februari 2012

Pengangguran dan Tenaga Kerja

Jumlah tenaga kerja dalam perekonomian yang secara aktif mencari kerja tetapi belum memperolehnya. Tingkat pengangguran adalah perbandingan (dinyatakan dalam persen) di antara jumlah tenaga kerja yang menganggur dengan jumlah tenaga kerja pada suatu waktu tertentu. Pengangguran sekarela adalah orang yang berada dalam lingkungan umur tenaga kerja (15-64 tahun) yang tidak secara aktif mencari kerja.
Sebab berlakunya pengangguran
Faktor utama yang menimbulkan pengangguran adalah kekurangan pengeluaran agregat. Para pengusaha memproduksi barang dan jasa dengan maksud untuk mencari keuntungan. Keuntungan tersebut hanya akan dapat diperoleh apabila para pengusaha dapat menjual barang yang mereka produksikan. Semakin besar permintaan, semakin banyak barang dan jasa yang akan mereka wujudkan. Kenaikan produksi yang dilakukan akan menambah penggunaan tenaga kerja. Dengan demikian terdapat hubungan yang erat antar tingkat pendapatan nasional yang dicapai dengan penggunaan tenaga kerja yang dilakukan; semakin tinggi pendapatan nasional, semakin banyak penggunaan tenaga kerja dalam perekonomian.
Faktor-faktor lain yang menmbulkan pengangguran :
 (i) menganggur karena ingin mencari kerja lain yang lebih baik, 
 (ii) pengusaha menggunakan peralatan produksi modern yang mengurangi penggunaan tenaga kerja, dan
 (iii) ketidak sesuaian di antara keterampilan pekerja yang sebenarnya dengan keterampilan yang diperlukan  dalam industri-industri.
Jumlah kesempatan kerja
Jumlah tenaga buruh buruh yang sedang bekerja untuk orang lain atau perusahaan lain dan untuk usaha milik sendiri secara sepenuh waktu. Tenaga buruh yang tidak bekerja atau sedang bekerja tetapi jumlah jam kerjanya terbatas digolongkan sebagai pengangguran.
Tenaga buruh atau angkatan kerja
Jumlah penduduk yang tergolong dalam umur antara 15 tahun hingga 64 tahun, yang sedang bekerja atau secara aktif sedang mencari pekerjaan.
Sumber : www.slametsupiyomo.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar